Fasilitas Pendukung

1. Manajemen Sekuriti

Penilaian

Diperlukan guna mengindentifikasikan HTAG (hambatan, tantangan, ancaman, dan gangguan) suatu lokasi yang akan diamankan (obyek pengamanan).

Perencanaan

Melakukan perencanaan pengamanan berdasarkan hasil assessment yang sudah dilakukan (pembuatan SOP/PSO, dll)

Pelaksanaan

Mengimplementasikan rencana pengamanan yang sudah dibuat di lokasi/obyek pengamanan.

Pengawasan

Melakukan analisa dan evaluasi pelaksanaan pengamanan yang sudah dilakukan secara berkala.

Tindakan

Menindaklanjuti temuan evaluasi sebagai upaya optimalisasi program pengamanan yang sudah diimplementasikan.

2. Pelatihan Sekuriti

Menyiapkan SDM Security yang handal dan professional, melalui :

  • Pendidikan dan Latihan Dasar (Gada Pratama)
  • Pendidikan dan Latihan Lanjutan
  • Refreshment Training
  • Security Management Training, bekerja sama dengan institusi security professional bertaraf nasional maupun internasional

 

3. Pusat Komando Sekuriti

Central monitoring yang beroperasi 24 jam nonstop yang merupakan pusat informasi dan pusat komando & pengendalian dan juga melakukan pemantauan dan supervisi pengamanan di lokasi-lokasi client.

4. Tim Patroli Sekuriti

Tim Patroli Ranmor R-4

Memiliki sejumlah mobil patrol yang melakukan tugas patrol 24 jam nonstop yang diawaki security kualifikasi khusus.

Tim Patroli/Respon Team Ranmor R-2

Memiliki sejumlah sepeda motor patrol yang melakukan tugas Patroli 24 jam nonstop yang diawaki SDM security kualifikasi khusus.Team ini juga dapat berfungsi sebagai sebagai Respon Team sewaktu-waktu diperlukan saat situasi emergency.

5. HSE

Membekali SDM Security dengan pengetahuan yang terkait Health, safety and Environment melalui training yang bekerja sama dengan instansi terkait guna diterapkan dilokasi tugas sebagai bagian dari tugas pengamanan.

6. Hubungan Kerjasama

Membangun hubungan kerjasama yang baik dengan:

  • Masyarakat sekitar lingkungan obyek pengamanan,sebagai upaya untuk memelihara situasi yang kondusif.
  • Aparat keamanan kewilayahan,sebagai upaya koordinasi dan pemenuhan kebutuhan pembinaan teknis pengamanan.